Mode Akses (CLI Mode Cisco)
Nama : Muhammad Yunus faqih
Kelas : XI Tkj 2
No : 30
1.Teori Dasar dan pendukung :
Cisco Packet Tracer adalah perangkat lunak simulasi jaringan interaktif yang dikembangkan oleh Cisco Systems. Alat ini digunakan untuk merancang, mengkonfigurasi, dan menguji jaringan komputer dalam lingkungan virtual tanpa harus menggunakan perangkat keras asli.
Versi 8.2.2 adalah salah satu versi terbaru yang kompatibel dengan sistem operasi modern seperti Windows, Linux, dan macOS, serta sudah mendukung fitur tambahan seperti konektivitas IoT dan simulasi jaringan IPv6 yang lebih akurat.
CLI (Command Line Interface):
Antarmuka berbasis teks yang digunakan untuk mengonfigurasi dan mengelola perangkat Cisco.
Perintah CLI
Interface [interface_id] (misalnya, interface FastEthernet0/1) untuk memilih antarmuka.
switchport mode access untuk mengatur mode antarmuka.
switchport access vlan [vlan_id] (misalnya, switchport access vlan 100) untuk menetapkan VLAN.
switchport no shutdown untuk mengaktifkan antarmuka
2.Cara Instalasi Cisco Packet Tracer 8.2.2
1.Masuk ke web https://s.id/ourliaison untuk mendownload aplikasi Cisco Tracer 8.2.2.2.Pergi ke terminal untuk menginstal aplikasinya
3.Bila berhasil instalasi maka seperti gambar dibawah ini
Jenis-Jenis Mode Akses Cisco
1. User Mode (EXEC User Mode):
Mode ini adalah mode akses dasar yang tidak memiliki hak istimewa khusus. Pengguna dalam mode ini hanya dapat melihat informasi perangkat dan menjalankan perintah dasar, seperti show dan help.
2. Privilege Mode (EXEC Privilege Mode/Enable Mode):
Untuk mengakses mode ini, pengguna harus memasukkan kata sandi dan perintah enable. Mode ini memberikan hak istimewa yang lebih luas, memungkinkan pengguna untuk menjalankan berbagai perintah konfigurasi dan manajemen perangkat.
3. Global Configuration Mode:
Mode ini digunakan untuk melakukan konfigurasi yang mempengaruhi seluruh perangkat. Pengguna dapat mengakses mode ini dari Privilege Mode dengan perintah configure terminal.
4. Interface Configuration Mode:
Mode ini digunakan untuk melakukan konfigurasi pada antarmuka perangkat (misalnya, Ethernet, Serial). Pengguna dapat mengakses mode ini dari Global Configuration Mode dengan perintah interface <interface_name>.
5. Subinterface Configuration Mode:
Mode ini digunakan untuk melakukan konfigurasi pada subantarmuka (misalnya, VLAN). Pengguna dapat mengakses mode ini dari Interface Configuration Mode dengan perintah subinterface <subinterface_number>.
6. Router Configuration Mode:
Mode ini digunakan untuk melakukan konfigurasi routing pada perangkat. Pengguna dapat mengakses mode ini dari Global Configuration Mode dengan perintah router <routing_protocol>.
7. Line Configuration Mode:
Mode ini digunakan untuk melakukan konfigurasi pada saluran konsol atau saluran telnet/SSH. Pengguna dapat mengakses mode ini dari Global Configuration Mode dengan perintah line <line_type>.
8. ROM Monitor Mode (ROMMON):
Mode ini merupakan mode paling dasar yang digunakan untuk memprogram perangkat atau memuat ulang IOS perangkat.
3.Langkah Konfigurasi
1.Router
Konfigurasi Kabel
Konfigurasi PC lakukan seperti gambar dibawah
2.Switch
Konfigurasi Kabel
Konfigurasi PC lakukan seperti gambar dibawah
Daftar Pustaka:
Teori dasar : https://www.idn.id/mengenal-fitur-fitur-yang-ada-di-cisco-packet-tracer/?utm_source=chatgpt.com
Cara instalasi :
Jenis :
Konfigurasi :




.jpg)





.jpg)
.jpg)


.jpg)





Comments
Post a Comment