Contoh Jobsheet Seputar Network Administrator

Nama : Muhammad Yunus Faqih

Kelas  : XI TKJ 2

No : 30

I. Tujuan Pekerjaan

  1. Mampu mengkonfigurasi perangkat jaringan seperti router, switch, dan firewall.
  2. Menyusun topologi jaringan yang efisien untuk perusahaan.
  3. Mengidentifikasi dan mengatasi masalah jaringan yang mungkin terjadi.
  4. Mengimplementasikan protokol dan pengaturan IP address untuk memastikan kelancaran komunikasi antar perangkat.

II. Alat dan Bahan

  1. Perangkat Keras:
    • Router
    • Switch
    • Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair)
    • Modem
    • PC/Laptop
  2. Perangkat Lunak:
    • Sistem Operasi (Windows/Linux)
    • Software manajemen jaringan (misal: Wireshark, PRTG, atau SolarWinds)

III. Langkah-langkah Pekerjaan

  1. Persiapan:

    • Pastikan semua perangkat keras dalam kondisi baik dan siap digunakan.
    • Siapkan perangkat lunak untuk konfigurasi dan monitoring jaringan.
    • Cek perangkat dan konektivitas dasar (kabel, port).
  2. Konfigurasi Router:

    • Masukkan IP statis pada router.
    • Atur protokol routing (misal: RIP, OSPF).
    • Tes koneksi antar router dengan perangkat jaringan lainnya.
  3. Konfigurasi Switch:

    • Tentukan VLAN (Virtual Local Area Network) yang diperlukan.
    • Konfigurasi port untuk switch agar sesuai dengan VLAN yang telah ditentukan.
  4. Konfigurasi Firewall:

    • Atur firewall untuk membatasi akses jaringan berdasarkan IP address dan port yang digunakan.
    • Lakukan uji coba dengan mencoba mengakses layanan yang diizinkan dan yang diblokir oleh firewall.
  5. Pemeriksaan Jaringan:

    • Gunakan tools seperti ping, traceroute, dan netstat untuk memverifikasi apakah perangkat dapat saling terhubung dengan benar.
    • Gunakan Wireshark untuk menganalisis traffic dan memastikan tidak ada gangguan atau masalah performa.

IV. Protokol K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)

  1. Keselamatan Kerja:

    • Pastikan semua perangkat dalam keadaan mati sebelum melakukan pemasangan kabel.
    • Gunakan alat pelindung diri (APD) jika diperlukan, seperti sarung tangan antistatis.
    • Periksa kondisi kabel dan stop kontak untuk menghindari potensi korsleting atau kebakaran.
  2. Kesehatan Kerja:

    • Lakukan pekerjaan dengan postur tubuh yang baik untuk mencegah cedera otot atau punggung.
    • Pastikan ruangan kerja memiliki ventilasi yang baik untuk menghindari gangguan pernapasan akibat paparan bahan kimia atau debu.

V. Hasil yang Diharapkan

  • Tersedianya jaringan komputer yang stabil dan aman, dengan pengaturan IP yang benar dan perangkat yang saling terhubung.
  • Konfigurasi firewall yang efektif untuk menjaga keamanan jaringan dari ancaman eksternal.
  • Dokumentasi topologi jaringan dan konfigurasi perangkat untuk memudahkan pemeliharaan di masa depan.

VI. Evaluasi dan Review

  1. Penyusunan Komponen Jobsheet:

    • Judul: Judul cukup jelas dan mencerminkan kegiatan yang dilakukan, yakni konfigurasi dan penyusunan jaringan komputer. Bisa ditambahkan keterangan lebih spesifik mengenai jenis jaringan atau skala perusahaan.
    • Tujuan Pekerjaan: Tujuan dijelaskan dengan rinci dan mudah dipahami. Menyentuh berbagai aspek penting dari pekerjaan seorang Network Administrator, seperti konfigurasi perangkat dan troubleshooting.
    • Alat dan Bahan: Daftar alat dan bahan sudah lengkap dan sesuai dengan kebutuhan pekerjaan. Bisa ditambahkan penjelasan singkat mengenai fungsi masing-masing perangkat untuk membantu pemahaman.
    • Langkah-langkah Pekerjaan: Langkah-langkah penyusunan disusun dengan urutan yang logis dan mudah diikuti. Namun, bisa lebih rinci mengenai cara konfigurasi masing-masing perangkat (misalnya, langkah-langkah untuk mengkonfigurasi IP statis pada router atau cara membuat VLAN di switch).
    • Protokol K3: Bagian ini sudah mengacu pada pedoman keselamatan yang relevan. Akan lebih baik jika diberikan contoh langkah-langkah yang lebih praktis seperti pengecekan arus listrik atau pengecekan kabel untuk memastikan tidak ada yang rusak dan berpotensi menimbulkan risiko.
    • Hasil yang Diharapkan: Hasil yang diinginkan cukup jelas dan realistis, namun bisa dijelaskan lebih dalam mengenai cara mengukur keberhasilan jaringan yang sudah dikonfigurasi, seperti tes kecepatan atau latensi jaringan.
  2. Kelebihan:

    • Jobsheet ini memiliki struktur yang rapi, mudah dipahami, dan mencakup hampir semua aspek yang dibutuhkan oleh seorang Network Administrator.
    • Fokus pada keselamatan kerja (K3) juga menjadi nilai tambah, mengingat pekerjaan di lapangan sering melibatkan perangkat keras yang berpotensi menimbulkan risiko.
  3. Kekurangan:

    • Beberapa langkah konfigurasi bisa diperdalam, khususnya yang berkaitan dengan pengaturan router dan switch. Misalnya, penjelasan lebih lanjut tentang pengaturan IP address, subnet mask, dan gateway di router bisa ditambahkan.
    • Bisa ditambahkan panduan troubleshooting untuk membantu mengatasi masalah yang mungkin muncul selama konfigurasi.

Kesimpulan

Jobsheet ini sudah baik dan cukup komprehensif untuk tujuan pembelajaran atau pelaksanaan pekerjaan di dunia nyata sebagai seorang Network Administrator. Perbaikan bisa dilakukan pada penjelasan rinci di bagian konfigurasi perangkat dan penambahan contoh praktis terkait keselamatan kerja di lapangan.

Comments

Popular posts from this blog

Mode Akses (CLI Mode Cisco)

Routing OSPF (Open Shortest Path First)

Konfigurasi Mikrotik Hotspot Monitoring dengan Mikhmon v4