Jobsheet tata cara diagnosa WAN
Nama : Muhammad Yunus Faqih
Kelas : XI TKJ 2
No : 30
Jobsheet mengenai tata cara diagnosa WAN menggunakan mikrotik RB-951
-Tujuan
Memahami cara melakukan diagnosa jaringan WAN (Wide Area Network) pada router Mikrotik RB951 untuk memastikan koneksi berjalan optimal dan mendeteksi permasalahan yang mungkin terjadi.
Alat dan Bahan
-Router Mikrotik RB951
-Komputer atau laptop yang terhubung ke router Mikrotik
-Aplikasi Winbox atau akses ke Webfig (antarmuka web Mikrotik)
Langkah-Langkah
1. Persiapan Awal
Login ke Router Mikrotik RB951:
Hubungkan komputer atau laptop ke jaringan lokal Mikrotik RB951.
Buka aplikasi Winbox atau Webfig di browser.
Masukkan IP address Mikrotik RB951 (biasanya 192.168.88.1), username, dan password, lalu klik Connect.
Memastikan Koneksi Fisik ke WAN:
Pastikan kabel terhubung dengan baik ke port WAN Mikrotik RB951.
Cek lampu indikator di port WAN; lampu yang menyala atau berkedip menandakan koneksi fisik yang stabil.
2. Mengecek Koneksi Internet Dasar
Ping ke Gateway:
Masuk ke menu Terminal di Winbox atau Webfig.
Jalankan perintah berikut untuk memastikan koneksi dari router ke gateway:
ping <IP Gateway>
Jika ping berhasil, koneksi dari Mikrotik RB951 ke gateway berfungsi dengan baik.
Ping ke DNS Server:
Jalankan perintah berikut untuk memastikan koneksi internet:
ping 8.8.8.8
Jika ping berhasil, artinya router sudah bisa menjangkau server eksternal.
Ping ke Domain (Misalnya www.google.com):
Ping domain website untuk memastikan DNS berfungsi dengan baik:
ping www.google.com
Jika berhasil, maka koneksi internet dan DNS telah berfungsi dengan normal.
3. Melakukan Traceroute
Untuk mengecek jalur koneksi ke server tertentu, jalankan perintah berikut di Terminal:
/tool traceroute address=<IP Address atau Domain Tujuan>
Traceroute akan menunjukkan hop atau titik yang dilewati data hingga mencapai tujuan. Ini membantu mendeteksi di mana letak masalah jika koneksi lambat atau terputus.
4. Memantau Lalu Lintas Jaringan
Buka menu Interfaces untuk melihat status interface WAN pada Mikrotik RB951.
Pilih interface yang terhubung ke WAN, lalu klik tab Traffic untuk melihat lalu lintas data.
Buka menu IP > Firewall dan klik tab Connections untuk melihat koneksi aktif yang ada, membantu identifikasi lalu lintas yang tidak wajar.
5. Memeriksa Log Router
Buka menu Log untuk melihat catatan aktivitas Mikrotik RB951.
Cek log ini untuk mendeteksi masalah seperti koneksi WAN yang putus atau kesalahan autentikasi.
6. Menggunakan Tool Bandwidth Test
Buka menu Tools > Bandwidth Test.
Masukkan alamat IP tujuan, lalu atur pengaturan seperti Protocol (TCP/UDP).
Klik Start untuk melakukan pengujian. Hasil bandwidth test akan menunjukkan kecepatan download dan upload, sehingga dapat mengukur performa koneksi WAN.
7. Mengecek DNS
Buka menu IP > DNS.
Pastikan DNS Server sudah diatur dengan benar (misalnya 8.8.8.8 atau DNS ISP).
Lakukan DNS Cache untuk melihat domain yang baru saja diakses. Hal ini membantu mendeteksi domain yang mungkin mencurigakan dan berpotensi diblokir.
8. Membuat Grafik Monitoring
Buka menu Tools > Graphing.
Aktifkan Graphing untuk memonitor lalu lintas pada interface WAN.
Grafik ini berguna untuk memantau performa jaringan dalam periode waktu tertentu.
9. Kesimpulan
Setelah diagnosa dilakukan, catat hasil pemeriksaan.
Jika ada masalah yang ditemukan, seperti koneksi lambat, analisa lebih lanjut pada perangkat tambahan atau hubungi ISP untuk memastikan tidak ada gangguan dari pihak mereka.
10. Troubleshooting Lanjutan (Jika Diperlukan)Jika masalah belum teratasi, restart router Mikrotik RB951.Hubungi penyedia layanan internet (ISP) untuk memverifikasi apakah ada kendala di sisi mereka.
Comments
Post a Comment